Saturday, May 19, 2012

Kelebihan Kampus Hijau

Tadi aku bangun sekitar jam 7 an. Hal pertama yang aku lihat saat bangun tidur adalah HP. Udah jadi kebiasaan. :) Saat mataku masih kriyep-kriyep aku melihat tulisan "Pesan teks SIM1" yang isinya "Dateng Medkom Piere?"
"Ya Allah, aku baru ingat, harusnya hari ini aku ke kampus jam 07.00 WIB." Pikirku..
Aku langsung bergegas untuk mandi. Oh iya pesan singkat tadi dikirim oleh salah satu sahabat "PIERE" ku.

Singkat cerita aku nyampe kampus sekitar jam setengah sembilan, nebeng sahabat ku Si Piere Bohay. Hari ini adalah hari Sabtu, weekend. Terus ngapain ke kampus sabtu-sabtu gini? Biasanya pertanyaan itu muncul dari teman-teman ku yang beda fakultas. Inilah kelebihan Fakultas Pertanian Universitas Jember di bandingkan dengan fakultas-fakultas lainnya *Bangga*.

Hari ini di kampus ku ada acara, dimana kami biasa menyebutnya dengan Perform Tiban Suluh. Acara ini merupakan rangkaian praktikum mata kuliah Media Komunikasi (Medkom) di kampus hijau ku. Inilah kelebihan kampus ku, selain ada kuliah, disini juga ada praktikum (Tapi praktikumnya gak kayak praktikum waktu SMA dulu lhoo). Praktikum identik dengan masuk LABORATORIUM dan mencampurkan larutan-larutan kimia atau untuk meng-edel-edel tubuh kodok. Namun praktikum Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis gak kayak gitu. Praktikum di Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis lebih untuk melatih softskill yang kita.

Seperti halnya Media Komunikasi, hampir semua mata kuliah memiliki bobot (SKS) tersendiri untuk praktikum. SKS yang dibebankan pada praktikum tidak lah kecil. SKS praktikum cukup dapat membuat nilai akhir  mata kuliah yang keluar nantinya  E (Tidak lulus) apabila kita tidak lulus praktikum di mata kuliah tersebut. Makanya sebagai mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember gak boleh ngentengno (menyepelekan) yang namanya praktikum meskipun yang ngajar bukan dosen, melainkan mahasiswi-mahasiswa pilihan yang biasa dipanggil mbak/mas asisten Lab. :)

Praktikum disini mengajarkan bagaimana cara kita membagi waktu dengan sangat baik (nggak cuma baik lhoo) :). Kalo kita malah bersantai-santai, hhhmmmm di jamin deh kita bakalan keteteran. SKS yang di bebankan pada praktikum biasa memang lebih kecil dari pada SKS yang di bebankan pada mata kuliah. Namun jangan salah, pada kenyataannya praktikum lebih berat di bandingkan dengan kuliah biasa. Jadi inget, dulu waktu semester 1 aku sempet keteteran, nilai pretest praktikum ku nggak lebih dari 45, Gila kaann??

Praktikum terasa lebih berat jika dibandingkan dengan kuliah biasa. Hal itu dikarenakan:
1. Tugas pendahuluan 
Sebelum masuk kelas, kita di haruskan mengumpulkan tugas pendahuluan, biasanya berupa resume, laporan dari acara praktikum di pertemuan sebelumnnya. Biasanya tugas pendahuluannya nggak cuma 1 tapi ada tugas pendahuluan individu dan tugas pendahuluan kelompok.
2. Pretest 
Ini merupakan ritual rutin yang dilakukan di awal acara praktikum. Jadi kita memang di haruskan untuk belajar terlebih dahulu, kalo nggak, percaya deh nilai kamu bakalan jeblok se jeblok-jebloknya karena kita nggak bakalan bisa contek-contekan.
3. Responsi
Ini merupakan ujiannya praktikum. Disini kita nggak bakalan bisa nyontek ataupun ngerpek, karena yang jaga nggak cuma 1 orang saja, tapi 5-6 Asisten Lab.
4. Praktek Langsung 
Selain itu, kita juga harus terjun langsung dan berinteraksi dengan petani-petani yang ada di desa terkait masalah yang ada disana (ya namanya juga praktikum), yang mana nantinya itu akan dijadikan laporan akhir persyatan untuk responsi. nah kalo tugas yang ini kita kerjanya berkelompok.

Namun dibalik itu semua, percayalah kalau kita pasti mendapatkan hikmahnya. Selain bisa membagi waktu, kita juga akan lebih tau tentang foemat penulisan laporan yang benar dan kita jadi lebih dekat dengan teman-teman seangkatan dan yang lain angkatan juga, nggak cuma teman sekelas. Aku pernah keluar dengan teman kos ku yang beda fakultas, lalu di perjalanan aku bertemu dengan teman ku yang se-fakultas dengan teman kos ku, tapi mereka tidak saling bertegur sapa.
Lalu aku bertanya "Eh, itu kan temen seangkatan mu, kok gak di sapa?"
"Aku nggak kenal, Kita beda kelas" Jawabnya
Mulai saat itu aku bersyukur dengan adanya praktikum di kampus ku, aku dapat mengenal teman-teman lain, meskipun kita beda kelas. I LOVE AGRIBISNIS!!!

Bro n Sist cukup segitu aja gambaran tentang praktikum di Fakultas Pertanian Universitas Jember. Kalo ada istilah-istilah yang nggak kalian pahami, Insyaallah nanti akan saya bahas lebih lanjut di postingan saya selanjutnya. Happy blogging n SALAM LESTARI!!
Share it To Your Friend:

Related Post:

1 comment: