Wednesday, June 27, 2012

Ponsel Pintar (Menurut) Saya

          Pada kesempatan ini, saya akan menulis tentang pengalaman kepintaran ponsel saya, meskipun ponsel saya tidak termasuk 'ponsel pintar'. Tulisan ini saya maksudkan sebagai sarana pertisipasi kontes menulis yang diadakan oleh emak-emak bloger, meskipun sebenarnya saya belum emak-emak :)

          Saya adalah mahasiswi fakultas pertanian tingkat akhir (sedang menempuh skripsi) di salah satu universitas di Jember. Latar belakang saya dari keluarga petani, bapak saya adalah seorang petani dan ibu saya adalah ibu rumah tangga yang hebat. Sampai saat ini saya belum pernah memiliki 'ponsel pintar' sebagai sarana komunikasi saya dan teman-teman saya.

            Pertama kali saya memiliki ponsel adalah waktu saya duduk di kelas 1 SMA. Ponsel itu merupakan hadiah dari orang tua saya saat saya di terima di salah satu sekolah menengah atas ternama di Jember. Semenjak saya di terima di SMA tersebut, terpaksa saya harus ngekost karena jarak sekolah dan rumah saya lumayan jauh, sekitar 1,5 jam apabila ditempuh dengan motor. Dan kalau di ingat-ingat, sampai saat ini, hanya dua ponsel yang benar-benar baru yang pernah saya miliki. Selama ini ponsel yang saya miliki adalah ponsel bekas dari kakak saya. Setelah kakak saya membeli ponsel baru, maka ponsel lamanya akan diberikan pada saya.

          Selain ponsel hadiah waktu kelas satu SMA dulu, ponsel yang saya gunakan saat ini bukan ponsel bekas lagi. Alhamdulillah.. Ponsel yang saat ini saya gunakan adalah pemberian dari pacar saya, karena pada saat itu ponsel saya rusak dan saya tidak memiliki cukup uang untuk membeli ponsel. Saat tahu ponsel saya rusak, pacar saya langsung pergi, yang saya pun tidak tahu kemana perginya. Beberapa menit kemudian dia kembali ke tempat kost saya dan memberikan ponsel untuk saya. Ya Allah, ternyata barusan dia pergi untuk membeli satu ponsel baru untuk saya. Sedih bercampur bahagia saat itu, karena saya sudah terlanjur marah kepada pacar saya karena dia pergi tanpa pamit. :) Meskipun ponselnya tidak terlalu bagus, tapi alasan dia membelikan ponsel tersebutlah yang membuat saya bersyukur memiliki pacar seperti dia. :)

          Maaf iya kalau diawali sama curhat. :) Singkat cerita saat ini saya masih berada di kota jember, karena kuliah saya juga belum selesai. Waktu saya untuk pulang ke rumah jarang sekali, biasanya dua minggu sekali atau bahkan satu bulan sekali. Disini lah manfaat ponsel sangat terasa. Ponsel merupakan sarana bagi kita untuk berhubungan dengan keluarga dan teman-teman kita, baik teman yang sudah kita kenal atau teman yang belum pernah bertemu sekali pun dan juga tidak lupa sarana berkomunikasi dengan pacar, karena menurut saya komunikasi sangat menentukan kualitas suatu hubungan.

          Saat ini komunikasi tidak terbatas pada telpon dan SMS saja. Apalagi komunikasi dengan teman dan pacar, komunikasi melalui media jejaring sosial pun tidak kalah penting.Sebagai contoh misalnya Facebook dan Twitter. kita dapat lebih mengetahui aktifitas teman-teman kita dan langsung dapat mengobrol dengan mereka melalui chat. Hal ini merupakan salah satu keuntungan dari kemajuan teknologi khususnya di bidang telekomunikasi. Selain untuk sekedar bertegur sapa dengan teman, tak jarang saat ini media jejaring sosial digunakan sebagai media yang mendukung dalam kegiatan belajar. Misalnya saja, pengumuman tertentu terkait dengan kuliah (tugas, materi kuliah dan informasi-informasi penting) banyak disebarkan melalui media jejaring sosial yakni group di Facebook.

          Selain itu, saya biasa menggunakan ponsel saya untuk googling resep-resep masakan, karena biasanya saya masakin pacar saya, terus makan bareng di tempat kost saya (sudah seperti suami-istri dan semoga tercapai). Resep-resep masakan tersebut sangat membantu, karena memang saya masih dalam tahap belajar memasak, dan alhamdulillah belum pernah mengecewakan pacar saya. Moment yang paling saya inget adalah, waktu pacar saya mendadak mengajak saya kerumahnya, karena di rumahnya mau ada arisan keluarga dan saya diminta untuk membantu ibunya (calon mertua saya) masak. Jadi sambil bersiap-siap saya searching resep masakan yang akan dimasak oleh calon mertua saya. Alhamdulillah hari pertama saya bertemu dengan calon mertua sekaligus keluarga besarnya berjalan dengan lancar. Sehingga menurut saya, saat ini sangat diperlukan ponsel yang minimal dapat digunakan untuk mengakses internet, meskipun tidak terbatas pada 'ponsel pintar' saja. Asalkan dapat mengakses internet, menurut saya itu sudah cukup, dan Alhamdulillah ponsel saya sudah dilengkapi dengan fitur tersebut.

           Kebetulan saya menggunakan indosat sebagai provider andalan saya. Buat saya, indosat sangat cocok dengan keadaan saya yang notabene masih kuliah dan jauh dari orang tua. Tarif yang ditetapkan oleh indosat masih terjangkau sehingga sangat memudahkan saya yang masih anak kuliahan. Mulai dari tarif SMS, internet sampai tarif telpon. Indosat menyediakan pulsa khusus SMS dan pulsa khusus Internet-an sehingga saya tidak kesulitan untuk menghubungi teman-teman saya, baik melalui SMS ataupun melalui media jejaring sosial.

          Orang tua saya adalah orang desa sehingga tidak bisa mengoperasikan SMS. Untuk menghubungi beliau saya harus menelpon beliau. Alhamdulillah saya merasa terbantu dengan adanya “Paket bundling Indosat Mobile dan Nokia berisi Kartu Indosat Mobile dan handset Nokia kini hadir untuk para Wanita Indonesia dengan benefit GRATIS paket Hebat Keluarga Selama 30 Hari dan Layanan Info Wanita. Komunikasi dengan telpon kepada keluarga menjadi sangat mudah dengan adanya layanan paket hebat keluarga, hanya dengan reload pulsa sebesar Rp10.000 sudah dapat menikmati paket tersebut selama 30 hari. Paket hebat keluarga tersebut memberikan banyak keuntungan yakni telpon sepuasnya ke 4 nomer indosat lainnya selama jam 00.00-17.00 dan kita akan mendapatkan tambahan masa aktif kartu setiap registrasi layanan serta info wanita yakni layanan SMS yang berisikan informasi dan tips menarik seputar pengembangan pribadi, kesehatan, anak dan keluarga hingga pengeloaan keuangan. Kebetulan anggota keluarga saya terdiri dari 4 orang (bapak, ibu, kakak dan saya) dan satu nomer lagi yang saya daftarkan adalah pacar saya. Paket hebat keluarga tersebut sangat membantu karena komunikasi antara saya dan keluarga saya dan komunikasi antara saya dan pacar saya sama-sama berjalan dengan baik. terimakasih INDOSAT!!.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Kontes Ponsel Pintar untuk Perempuan Indonesia yang diselenggarakan oleh EmakBlogger

 

Share it To Your Friend:

Related Post:

3 comments:

  1. Terima kasih sudah berpartisipasi dalam lomba blog emak2 blogger ya.
    Semoga lolos tahap selanjutnya :)

    ReplyDelete