Thursday, June 14, 2012

Memiliki mu

Sayang, ingin aku ungkapkan, betapa bahagia dan beruntungnya aku memiliki mu, sungguhh..

Hampir semua orang berkomentar "Haahh?? itu pacar mu? kok jelek? kayak preman?" temanku yang satu ini memang benar-benar jujur dan ceplas-ceplos anaknya, aku suka.

"Dekma, menurut mu mas itu ganteng apa jelek?
"Jelek", jawabku,
"oooo. Padahal awakmu iki wes paham io. Sadarr, tapi kamu kok mau ia?"
Ini adalah ungkapan dari salah seorang mbak kos ku.

"PPuuhhh, gawe dukun opo io mas iku, awakmu sampe cinta mati nang mas iku?

Itulah respon mereka saat pertama kali tau kamu lah pacar ku..

"Opo o awakmu cek cinta ne nang mas iku?, gantengan juga aku"
Ungkap salah seorang teman lelaki ku yang yang sedang PDKT sama aku,

"Wess weess, gak usah nangis, cuma arek koyok ngunu ae ditangisi. Awakmu iso oleh seng lebih ganteng teko mas iku. Opo se seng ditangisi teko arek iku?" Sahut salah seorang teman lelaki ku saat berusaha menghentikan tangis ku karena perpisahan kita.

Entah apa yang telah kau tanamkan diotak ku selama 4 tahun terakhir ini sayang, sampai aku tidak dapat melemparmu dari ingatan ku. Akupun kehilangan kontrol ku terhadap diri ku sendiri, bahkan hati dan pikiran ku..

Entah sudah berapa kali kita memutuskan untuk berpisah, atau aku memutuskan untuk meninggalkanmu, sebanyak itu pula aku kembali kepadamu.

Disaat kita tidak bersama, ada beberapa lelaki yang mendekati ku, dan kadang aku memutuskan untuk mau mengenal salah satu dari mereka lebih jauh, atau bahkan menjalin hubungan, layaknya hubungan ku dengan mu, hubungan kita dulu.

Namun, seiring berjalannya waktu, semakin dekat aku dengan mereka, semakin aku merindukan mu. Bukan maksud ku untuk mengcompare mereka dengan mu, karena memang tak selayaknya aku melakukan itu. Namun semua itu diluar kontrol ku. Sering kali aku berpikir,
"Kalau dia adalah kamu, maka kamu takkan mengucapkan hal itu"
"Coba itu kamu, maka kamu tidak akan berbuat seperti itu"
Disaat aku bersama orang lain pun, kamu yang ada dipikiran ku. :) Sayang, kamu benar-benar membuatku kecanduan. :*

Sayang, begitu sempurna kau dimataku, NYARIS SEMPURNA. Aku bahagia bersama mu. Sungguh beruntung aku memiliki mu..
Tapi sayang, apakah kau SEBAHAGIA DIRIKU?
apakah kau juga MERASAKAN HAL SAMA DENGAN KU?
Aku hanya gadis kecil biasa, yang kerap lebih memikirkan perasaanku dibandingkan dirimu.  Aku sama sekali tidak istimewa, dan yang aku tahu bukan gadis seperti ini yang kau inginkan.:(
Dewasa, santai, nggak ribet paling tidak itulah gambaran gadis impianmu,
sama sekali bukan aku!!

Kesempurnaan mu  semakin meragukanku,
Impianmu semakin menciutkanku,
Aku ragu aku dapat membahagiakan mu, selayaknya kau membahagiakanku..

Disaat keraguan itu menguasaiku, tak jarang aku berpikir untuk merelakan mu bersama seseorang yang jauh lebih baik dari ku. Yang menurutku dia akan lebih bisa membahagiakan mu.
Tapi aku terlalu mencintaimu,
Tapi aku terlalu takut untuk mengungkapkan itu pada mu,
Tapi aku terlalu takut tidak dapat membahagiakanmu.
Tapi aku pun terlalu ingin bersama mu..

Sayang, aku mohon, yakinkan aku bahwa kau akan bahagia disampingku..

Share it To Your Friend:

Related Post:

0 komentar:

Post a Comment