Thursday, May 17, 2012

Maaf Kita Hanya BERTEMAN!!

Akhir-akhir ini suasana hatiku memang lagi gak karuan. Kalau anak jaman sekarang sih bilangnya lagi GALAU. Tadi pagi aku mendapat sebuah pesan singkat yang isinya "Mbem, bisa minta tolong bantuin ibu ku, di rumah ada arisan, gak ada yang bisa masak.. bisa?". Namun waktu sms itu masuk aku lagi belanja di depan kosan, belum sempet saya baca sms itu, sudah ada satu pesan singkat yang masuk, isinya begini "Tapi kalo gak bisa gak apa-apa, aku gak maksa..".

Waktu baca pesan itu, aku langsung deg-deg an, ya memang semasa kita pacaran, aku gak pernah kerumahnya. Tapi akhirnya aku memutuskan untuk menjawab ia. Setelah melewati komunikasi yang cukup panjang, akhirnya kita sepakat kerumahnya jam 09.00 WIB. Aku langsung bergegas untuk mandi, karena memang waktu itu aku belum mandi. Dikamar mandi aku berpikir apa yang harus aku lakukan? aku kan cuma koki amatiran.

Saat itu rasa takut ku bercampur dengan bahagia. Aku takut kalo nanti masakanku gak enak, aku takut kalo nanti orang tuanya gak suka sama aku, aku takut kalo nanti aku cuma ngerepotin bukannya bantuin, aku takut aku akan melakukan kesalahan. Tapi saat itu aku juga bahagia, akhirnya dia memperkenalkan aku kepada orang tuanya. :) yaaa meskipun saat ini situasinya udah beda (kita udah gak pacaran lagi). :(

Setelah siap, aku langsung mengirim pesan singkat kepada mantan pacar ku "aku udah siap" dan dia langsung menjawab "ia, tak susul (iya, tak jemput).
Sesampainya di depan kosan ku, dia memanggil ku dan aku pun langsung keluar. Waktu di atas motor, aku bertanya "kalo nanti ibu tanya, aku jawab apa?"
Dia bilang "ia jawab aja temennya atau bilang aja mantan pacarnya".
"hhhmmmm, kok mantan, temen aja wess" sambil tersenyumm. Dalam hati aku sedikit kecewa, ternyata dia memang menganggap aku teman, nggak lebihh!! tapi nggak apalah, yang penting dia kan ngajak aku, bukan perempuan lain, pikirku, untuk menyemati diriku sendiri. :)

Sesampainya di rumahnya, ternyata bapak dan adik-adiknya sudah menunggu di teras rumah. Aku masuk dan dia memperkenalkan sambil diikuti aku yang bersalaman sambil mencium tangan mereka. lalu ada sesosok perempuan yang keluar dari dalam rumah, lalu dia bilang "Ini ibu.." Dan aku pun bersalaman sambil mencium tangannya, sama seperti yang aku lakukan kepada bapaknya. Bersalaman sambil mencium tangan orang yang lebih tua dari ku merupakan hal yang diajarkan oleh orang tua ku mulai aku kecil.

Sewaktu dirumahnya, aku lebih banyak menghabiskan waktu di belakang, bersama mbah (nenek) nya. Ternyata aku tidak membantu memasak, karena sesampainya aku di rumahnya, ternyata semuanya sudah siap. Jadi aku hanya membantu menyiapkan makanan ringan, buah dan minuman saja. dan diakhir, aku membantu ibu mencuci piring-piring kotor, dibantu oleh mantan pacar juga.

Saat acara berlangsung,banyak saudaranya yang menganggap aku adalah pacarnya, sikap ku dan juga sikapnya seolah meng-ia-kan anggapan mereka. Saat itu aku merasa senang, ternyata dia sudah membuka hatinya untuk ku (lagi), pikirku. Setelah acara selesai, aku sedikit membantu membersihkan lantail dan juga mencuci piring-piring yang di gunakan untuk acara tersebut. Lalu dia mengantarkan ku pulang, dan aku tiba di kosanku sekitar jam 14.00 WIB. diakhir perjumpaan kami, dia mengatakan "terimakasih ia, sudah bantuin ibu.."
"Ia.." Jawabku singkat.
Lalu aku langsung masuk, dan dia pun pamit pulang.

Senang rasanya aku bertemu dengan kasur ku saat membuka pintu kamar. Ingin rasanya aku membaringkan badan ku di sana, tapi aku sempatkan mengirimkan sms kepadanya "Mmuuaacchh :*" Lalu aku langsung tidur, karena aku tahu dia tidak akan membalas sms ku.:)

Sore itu aku bangun kira-kira jam 16.00 WIB. Aku langsung menuju ke dapur untuk memasak mie instan satu-satunya, karena aku lapaarrrrr. Setelah makan aku membereskan kamarku dan aku sempatkan untuk mengirimkan pesan singkat kepadanya,
"Nyemot lagi ngapain?" pada jam 19.06 WIB
tapi dia tidak membalas sms ku, lalu aku mengirimkan pesan singkat lagi pada jam 21.40 WIB
"Nyemot, balesen sms nya Mbem"
 tapi tetap tidak ada sms masuk darinya, sehingga aku memutuskan untuk mengiriminya pesan untuk ke tiga kalinya,
"Nyemot, balesen smsnya Mbem tah. :("
Tapi dia tetap tidak membalas, sehingga aku putuskan untuk menelponnya, namun telpon ku di Reject. Berkali-kali aku menelpon, namun tak satu pun telpon ku yang diangkat, sampai akhirnya aku mengiriminya sms lagi,
"Lagi apa kok gak di bales? Balesen tah tolong. Kalo gak ada pulsa, angkaten telpon ku"
"Nyemot, kalo nggak mau angkat telpon ku, tolong bales sms ku.."
Tapi dia tetap tidak menggubris sms ku, lalu aku putuskan untuk mengirimnya sms,
"Nanti kalo sempet balesen, aku nunggu balesan mu. :("

Lalu pada Jam 21.58 WIB, ada sms dari dia, isinya singkat
"Lagi liat TV" lalu kami sempat sms an untuk beberapa saat, 
"oo. Ibu gak ngomong apa-apa tentang mbem?"
"gak tuh,"
":(( Nggak tanya aku sapanya kamu?"
"Ya tanya, tak jawab temen ku.."
":( Kenapa kok jawab gitu? Tapi tadi pas di sodaranya nyemot, kok bilang aku pacar mu?"
" Ya kan emang temen, Ya tah? aku lupa.."
"Oo. Ia pas di depan rumah tadi.."
"Keceplosan berarti" Ini adalah sms terakhir darinya, aku menjawab
"Oo. tak kirain ngomong gitu emang dari hati.."
Tapi ia tak membalas lagi sms ku,
Namun aku masih mengriminya sms "Kao aku minta lebih dari temen gak bisa?"
Namun sampai Tulisan ini aku posting, Dia tidak menjawab pesan singkat yang aku kirimkan..
:'(

Aku nggak ngerti kenapa aku begitu egois. Maaf kalo aku terlau memaksakan keinginanku. Saat aku menulis ini, mata ku berkaca-kaca. Tapi aku bisa mengerti kenapa kamu tak mau membuka hati mu untukku lagi. Bahkan jika kamu memutuskan untuk tidak mau kembali lagi pada ku, dan memilih gadis lain, aku dapat mengerti, namun bukan berarti aku tidak akan bersedih dan menangis. Aku memang telah melakukan kesalahan besar. Maaf. Hanya itu yang bisa aku katakan..
:((
Share it To Your Friend:

Related Post:

2 comments:

  1. km terlalu baik deh... suda jangan sedih.. dia aja yang egois.. dasar cowok aneh!!!

    ReplyDelete
  2. aku terlalu baikk ia?? mungkin memang ia, sampai akhirnya dia tega mengkhianati kepercayaan ku :((

    ReplyDelete